Sabtu, 11 April 2015

MENJADI PEMIMPIN DIRI SEBELUM MENJADI PEMIMPIN DUNIA



Senin, 30 November 2009         
  Di zaman yang modern ini jarang sekali ada orang yang bias me-manage diri untuk tidak mengikuti ego dan pikiran negative. Sebab dari mengikuti ego dan pikiran negative inilah yang membuat banyak orang baik kalangan remaja maupun dewasa melakukan hal-hal yang bersifat merugikan diri, oranglain bahkan banyak pihak. Selaku orang remaja, saya sadar bahwa me-manage (mengatur) diri sangat lah penting karena emosi remaja di zaman sekarang sangatlah tidak stabil. Jadi, selaku remaja kita wajib membentengi diri. Benteng diri yang di maksud adalah dengan mengatur moralitas, emosional diri, iman yang kuat, berbuat bijaksana dan mempunyai perasa dari hati yang perlu di kembangkan mulai sejak dini. Selain peran orang tua yang sangat penting bagi pembentukan benteng diri seorang anak, maka anak pun harus bisa mengerti dan meresapi baik nasehat maupun perkataan dari orang tua. Dengan me-manage (mengatur) diri kita dapat mengendalikan pikiran dan perbuatan kita dengan baik.
Cara mengatur dan mengendalikan diri inilah yang di sebut dengan “Seni Memimpin Diri” . Memimpin diri yang di maksudkan adalah dapat menekan hawa nafsu, ego, amarah, dan hal-hal yang dapat menjerumuskan diri kedalam gelapnya sengsara dan kerugian. Dengan menjadi pemimpin diri yang baik dan selalu berfikir positif maka akan tercetuslah sikap sopan santun, hormat, rasa tanggung jawab, dan banyak sikap positif yang akan menjadi kebiasaan dan dapat berimbas pada kebiasaan sehari-hari. Dengan belajar memimpin diri secara baik dapat mengatasi berbagai konflik dan krisis yang terkadang mengganggu di kehidupan dan membuat diri menjadi semakin maju dalam berbagai hal. Sebaliknya, apabila belajar memimpin diri secara tidak baik, selalu berfikir negative, maka rasa amarah, egoisme, ketersinggungan, dan rasa serakah yang tinggi pun kadang terjadi apabila rasa memimpin diri ini disalah gunakan.
Memimpin diri sama halnya seperti memimpin sebuah kelompok, organisasi dan masyarakat. Dikalangan remaja biasanya banyak sekali kelompok-kelompok yang bersifat positif terbentuk seperti organisasi kelas, organisasi ekstra di sekolah maupun di luar sekolah, bahkan keluarga pun itu adalah sebuah organisasi yang di bawa sejak lahir. Di sebuah organisasi biasanya ada seorang pemimpin dan seksi-seksi yang bertugas melaksanakan perintah dan memberikannya kepada anggota-anggotanya. Seorang pemimpin biasanya dipilih karena sikap bijaksana, selalu menjadi penengah dalam suatu masalah, dan dapat menjadi panutan dan contoh yang baik bagi semua anggotanya. Seorang pemimpin dikatakan baik apabila dapat mendengar dan dapat memberi masukan yang baik pada semua anggotanya yang mengalami masalah. Seorang pemimpin yang acuh tak acuh biasanya hanya melihat anggota mana yang tunduk pada permintaan dan perintahnya. Sama seperti kita. Di dalam diri juga ada pemimpin yaitu pikiran kita. Pikiran adalah asal dimana kita dapat melakukan sesuatu, pikiran juga adalah asal dimana kita dapat berbuat dan berkata sesuatu. Jadi jika kita berfikir sesuatu itu dengan landasan positif, maka yang kita lakukan akan menghasilkan suatu kegiatan dan pemikiran positif pula. Sebaliknya, jika kita berfikir negative, maka yang kita lakukan akan menghasilkan kegiatan yang negative pula.
Seperti apa memimpin diri dengan baik?, Bagaimanakah resiko jika si pemimpin diri ini  melakukan hal yang tidak baik?.Memimpin diri yang baik dapat dilakukan dengan beberapa tips yang akan saya berikan sebagai berikut:
v  Selalu bersyukur apapun yang kita terima dan kita dapatkan, karena apapun yang kita terima dan kita dapatkan adalah karunia dari Tuhan YME
v  Selalu berfikir positif apapun yang kita lakukan dan orang lain lakukan pada kita
v  Dapat mengendalikan emosi dan ego di dalam diri
v  Tidak mementingkan diri sendiri
v  Selalu berfikir bahwa setiap masalah yang ada di dalam hidup itu pasti ada jalan keluarnya
v  Selalu berfikir sebelum berkata, berbicara atau pun berbuat
v  Selalu belajar dari pengalaman yang telah dilalui
v  Selalu menghargai diri, karena dengan kita dapat menghargai diri dengan cara bersikap positif maka akan berimbas pula dengan sikap kita kepada sesama
v  Bisa bersikap rendah hati, yaitu tidak mudah sombong dan angkuh saat di puji    maupun tidak
v  Dapat mengoreksi diri, dengan melihat kekurangan diri untuk belajar terus menjadi lebih baik
v  Membiasakan diri untuk melakukan hal-hal di atas
v  Menghindari hal-hal negative yang dapat merusak diri
            Dengan beberapa tips dari saya di atas, maka dapat disimpulkan bahwa me-manage (mengatur) diri apabila dilakukan dengan terbiasa dan iklas maka akan terwujudlah sikap sebagai pemimpin diri. Resiko yang dapat terjadi jika seorang pemimpin diri melakukan hal yang tidak baik maka, hal yang tidak baik tersebut akan ikut bersama sikap kepemimpinan yang telah di pelajarinya. Terkadang di otak pemimpin ini akan tumbuh lagi hal-hal yang tidak baik (negative) lagi dan akan membuat dirinya semakin kacau.
            Jadi dapat saya simpulkan dari penjelasan di atas bahwa, belajar menjadi pemimpin diri itu tidaklah susah, hanya dengan selalu ingat dan berfikir dan bersikap positif  sesuai etika yang berlaku yang sering di lakukan di kehidupan sehari-hari maka rasa memimpin dan mengendalikan diri akan mulai tumbuh terus dan dapat menjadi sebuah kebiasaan yang dapat berimbas pada segala kegiatan yang di ambil baik di lingkungan rumah seperti masyarakat, sekolah, bahkan dunia. Jadi rasa memimpin ini baik sekali ditanamkan pada seluruh anak baik kalangan anak TK, SD, SMP, dan seluruh orang. Dengan belajar menjadi pemimpin diri yang baik dan benar untuk diri dan keluarga, maka akan bermanfaat pula apabila dapat di praktekan di lingkungan masyarakat. Dengan didukungnya rasa percaya diri maka rasa memimpin diri yang di terapkan di lingkungan masyarakat akan semakin berkarakter.
            Sebagai anak muda bangsa dan negara Indonesia yang berpendidikan, mulailah untuk belajar me-manage (mengatur) diri mulai sejak dini. Betapa besar maanfaatnya jika dapat mengolah kepemimpinan diri kita dengan baik dan benar. Manfaatnya sendiri pula dapat berguna bagi semua orang yang ada dilingkungan kita.


SEKIAN TERIMA KASIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar